Biologi

Pertanyaan

Gangguan peredaran darah pada hewan (ikan, burung, katak). Tolong dibantu yaaaa

1 Jawaban

  • Sistem Peredaran Darah pada Ikan (Pisces)

    Yang termasuk dalam jenis Pisces yaitu semua jenis ikan baik di air tawar maupun air laut yang bernafas dengan insang. Misalnya ikan gurami, lele, pari, ikan buntal, dan lain-lain sebagainya.

    Pada ikan, darahnya terdiri atas korpuskula dan plasma darah. Korpuskula sendiri yaitu terdiri atas, keping darah, sel darah putih, dan sel darah merah. Bentuk dari sel darah merah yaitu terdapat inti (nukleus), bentuknya bulat yang memanjang, dan pipih. 
    Alat peredaran darah pada ikan sama seperti hewan lainnya yaitu terdiri dari sebagian besar pembuluh darah serta pemompa darah yaitu jantung. Letak jantung ikan ini berdekatan dengan insang, yaitu di rongga perikardium. Perikardium adalah selaput yang menyelimuti jantung ikan. Ruang pada jantung ikan hanya terdapat 1 atrium (serambi) dan 1 ventrikel (bilik). Warna serambi ikan berwarna merak agak ketuaan, sedangkan warna merah mudah adalah warna bilik ikan. Dinding bilik ikan lebih tebal daripada dinding serambi kan. Sebagai sekat pemisah antara serambi dan bilik ikan, terdapat klep. Bulbus arteriosus terdapat di ujung bilik. Sedangkan sinus venosus terdapat di serambi yang bertugas menerima darah dari penjuru tubuh sel ikan. Darah yang ada di serambi dialirkan ke bilik. Kemudian dari bilik masuk ke insang melewati pembuluh nadi insang. Pada insang, Karbondioksida dibuang dan diganti dengan oksigen. Lalu dari insang, darah melewati aorta. Aorta akan membawa darah kaya akan oksigen dan sari makanan ke seluruh tubuh ikan. Setelah itu darah akan kembali menuju ke serambi, proses ini berjalan begitu terus menerus. Oleh karena itulah sistem peredaran darah pisces termasuk peredaran darah tertutup dan tunggal. Dikatakan demikian, karena darah hanya masuk ke jantung satu kali. Berbeda dengan reptilia yang berdarah ganda. Karena reptilia, darah masuk ke jantung dua kali. 
    Sistem Peredaran Darah pada Burung (Aves)

    Sistem peredaran manusia sangat mirip dengan burung (aves). Kemiripannya yaitu burung juga memiliki pembuluh darah dan pemompa darah (jantung). Jenis dari sistem peredaran darahnya juga mirip yaitu peredaran darah ganda dan tertutup. 
    Burung memiliki 4 ruangan jantung, dan pembatas ruangan yang baik. 4 ruangan tersebut yaitu serambi kiri, bilik kiri, serambi kanan, dan bilik kanan. Pembatas antar ruangan jantung yang baik, mencegah darah bercampur antara ruangan jantung yang satu dengan ruangan jantung yang lain. Sehingga antara darah yang mengandung oksigen tidak bercampur dengan darah yang mengandung karbondioksida.Pada burung juga terdapat 2 pembuluh darah utama yaitu pembuluh vena (balik) dan pembuluh arteri (nadi). Tugas dari masing-masing pembuluh darah tersebut berbeda. Jika pembuluh vena bertugas mengalirkan darah menuju ke jantung, sedangkan pembuluh arteri menyebarkan darah dari jantung ke seluruh tubuh burung. Aorta adalah pembuluh arteri yang berukuran lebih besar, sedangkan pembuluh arteri yang lebih kecil disebut pembuluh kapiler. Mekanisme peredaran darah pada burung (aves) yaitu darah yang banyak mengandung oksigen mengalir keluar dari jantung menuju ke seluruh tubuh melalui pembuluh arteri. Lalu darah yang telah berganti menjadi karbondioksida, dibawa oleh pembuluh vena masuk menuju ke serambi kanan. Darah lalu diteruskan ke bilik kanan, dipompa menuju ke paru-paru. Di paru-paru terjadi pergantian gas, dari karbondioksida menjadi oksigen. Darah yang banyak sari makanan dan oksigen lalu mengalir lagi ke serambi kiri. Selanjutnya masuk ke bilik kiri, dan melalui bilik kiri darah keluar dari jantung masuk ke pembuluh arteri. Proses ini berulang terus-menerus selama burung masih bernafas dan hidup. 

    semoga membantu
    *maaf kalau salah*

Pertanyaan Lainnya