B. Indonesia

Pertanyaan

ceritakan HUJAN BULAN JUNI

2 Jawaban

  • Hujan Bulan Juni
    Sapardi Djoko Damono

    tak ada yang lebih tabah
    dari hujan bulan Juni
    dirahasiakannya rintik rindunya
    kepada pohon berbunga itu

    tak ada yang lebih bijak
    dari hujan bulan Juni
    dihapusnya jejak-jejak kakinya
    yang ragu-ragu di jalan itu

    tak ada yang lebih arif
    dari hujan bulan Juni
    dibiarkannya yang tak terucapkan
    diserap akar pohon bunga itu

    …………..#####…………………

    aku                       : ceritakan padaku tentang ‘hujan bulan juni’
    langit shabrina: dia bijak
    langit shabrina: karena mampu merahasiakan rintik rindunya
    aku                       : lalu?
    langit shabrina: dia tabah
    langitshabrina: dia arif
    langit shabrina: ada yang bilang:
    langit shabrina: eyang sapadi, pinjem puisinya yah untuk seseorang yang sudah duluan pulang, meninggalkan banyak airmata haru, rindu dan kebanggaan karena pernah memilki cintanya
    aku : mengapakah dipilih ‘juni’?
    langit shabrina: karena pada awalnya, menurut ilmu pengetahuan, sebelum terjadi Global Warming, Juni adalah bulan musim kemarau
    langit shabrina: Hujan turun di bulan Juli
    langit shabrina: Hujan bulan Juni tabah, dia menahan dirinya (cintanya) untuk tidak turun ke bumi, karena belum waktunya
    langitshabrina: Ia arif karena mampu menahan diri dan rindunya untuk bertemu dengan bunga-bunga
    langit shabrina: Ia arif karena dibiarkannya (cintanya) yang tak terucapkan diserap akar pohon bunga
    langit shabrina: *itu yang aku tahu


    maaf klo salah ya

  • Hujan Bulan Juni
    Sapardi Djoko Damono

    tak ada yang lebih tabah
    dari hujan bulan Juni
    dirahasiakannya rintik rindunya
    kepada pohon berbunga itu

    tak ada yang lebih bijak
    dari hujan bulan Juni
    dihapusnya jejak-jejak kakinya
    yang ragu-ragu di jalan itu

    tak ada yang lebih arif
    dari hujan bulan Juni
    dibiarkannya yang tak terucapkan
    diserap akar pohon bunga itu

    …………..#####…………………

    aku                       : ceritakan padaku tentang ‘hujan bulan juni’
    langitshabrina: dia bijak
    langitshabrina: karena mampu merahasiakan rintik rindunya
    aku                       : lalu?
    langitshabrina: dia tabah
    langitshabrina: dia arif
    langitshabrina: ada yang bilang:
    langitshabrina: eyang sapadi, pinjem puisinya yah untuk seseorang yang sudah duluan pulang, meninggalkan banyak airmata haru, rindu dan kebanggaan karena pernah memilki cintanya
    aku                      : mengapakah dipilih ‘juni’?
    langitshabrina: karena pada awalnya, menurut ilmu pengetahuan, sebelum terjadi Global Warming, Juni adalah bulan musim kemarau
    langitshabrina: Hujan turun di bulan Juli
    langitshabrina: Hujan bulan Juni tabah, dia menahan dirinya (cintanya) untuk tidak turun ke bumi, karena belum waktunya
    langitshabrina: Ia arif karena mampu menahan diri dan rindunya untuk bertemu dengan bunga-bunga
    langitshabrina: Ia arif karena dibiarkannya (cintanya) yang tak terucapkan diserap akar pohon bunga
    langitshabrina

Pertanyaan Lainnya