jelaskan proses pembekuan darah
Pertanyaan
1 Jawaban
-
1. Jawaban claramatika
Proses pembekuan darah dimulai ketika terjadi luka dan trombosit pecah. Trombosit pecah mengeluarkan trombokinase. Dengan batuan ion Ca⁺ dan vitamin K, trombokinase diubah menjadi protrombin lalu trombin. Trombin akan merangsang pengubahan fibrinogen menjadi fibrin. Benang-benang fibrin akan membuat luka tertutup.
Pembahasan
Sel-sel darah pada manusia dibagi menjadi 3 macam, yaitu:
1. Sel darah merah (eritrosit)
- Bikonkaf, tidak berinti.
- Diameter 7-8 μm.
- Jumlah pada pria dewasa : ± 5 juta sel/ cc, sedangkan pada wanita dewasa : ±4 juta sel / cc.
- Masa hidupnya 100-120 hari.
- Tempat pembentukan di endotelium, sumsum tulang.
- Sel yang dapat membentuk eritrosit adalah hemotisoblas (sel batang meiloid) yang mampu menjadi berbagai jenis sel darah.
- Mengandung Hb (hemoglobin) yaitu protein yang mengandung senyawa hemin dan Fe, sehingga berwarna merah.
- Hb berfungsi untuk megikat O₂ (oksihemoglobin) dan CO₂ (karbominohemoglobin) serta menjaga keseimbangan asam dan basa, dimana tiap Hb terdiri atas protein yang disebut globin dan non protein disebut heme.
- Pembentukan eritrosit disebut eritropoesis yang diatur oleh hormon glikoprotein yang disebut eritropoietin.
- Eritrosit yang sudah mati dihancurkan di dalam hati.
- Hb dirombak kemudian dijadikan bilirubin (pigmen empedu) berwarna kehijauan yang dieksresikan hati ke dalam empedu. Fe dari Hb digunakan kembali untuk membuat eritrosit baru.
2. Sel darah putih (leukosit)
- Bulat, berinti.
- Jumlah sel/ mm3 adalah 4.800- 10.000 dalam keadaan normal.
- Bila tubuh terjadi infeksi, maka jumlah leukosit akan meningkat.
- Tempat pembentukan di sel retikuloendotelium, sumsum tulang.
- Bersifat fagosit (memakan kuman/ penyakit dalam tubuh).
- Bergerak secara amoeboid dan dapat menembus dinding pembuluh darah yang disebut diapedesis.
- Dibedakan menjadi 2, yaitu:
a. Granulosit: jika plasmanya mempunyai granula, terdiri dari 3 macam, yaitu:
(1) Neutrofil
- Nukleus multilobulus.
- Granula terlihat samar.
- Jumlah sel/ mm3 adalah 3.000 – 7.000.
- Tempat pembentukan : jaringan limfoid, kelenjar limfa.
- Masa hidup : 6 jam – beberapa hari.
- Fungsi : memakan bakteri
(2) Eosinofil
- Nukleus bilobus.
- Granula sitoplasma warna merah.
- Jumlah sel/ mm3 adalah 100 – 400.
- Tempat pembentukan : sumsum tulang (jaringan mieloid).
- Masa hidup : 8 – 12 hari.
- Fungsi : membunuh cacing parasit, menghancurkan kompleks antigen, antibodi, mencegah alergi.
(3) Basofil
- Nukleus berlobus.
- Granula besar warna biru.
- Jumlah sel/ mm3 adalah 20 – 50.
- Tempat pembentukan : sumsum tulang (jaringan mieloid).
- Masa hidup : beberapa jam – beberapa hari.
- Fungsi : melepas zat pencegah alergi, mengandung heparin (zat antikoagulan).
b. Agranulosit : plasma tidak mempunyai granula, terdiri dari :
(1) Limfosit
- Nukleus bulat, sitoplasma warna pucat.
- Jumlah sel/ mm3 adalah 1.500 – 3. 000.
- Tempat pembentukan : limfa dan tulang.
- Masa hidup : beberapa jam – beberapa tahun.
- Fungsi : mengaktifkan sistem kekebalan.
(2) Monosit
- Nukleus bentuk U, sitoplasma warna biru kelabu.
- Jumlah sel/ mm3 adalah 100 – 700.
- Tempat pembentukan : sumsum tulang.
- Masa hidup : beberapa bulan.
- Fungsi : fagositosis, berkembang menjadi makrofag.
3. Keping darah (trombosit)
- Bentuk cakram, bergranula.
- Jumlah sel/ mm3 adalah 150. 000 – 400. 000.
- Tempat pembentukan : fragmentasi dari megakariosit sumsum tulang.
- Masa hidup : 5 – 10 hari proses.
- Berperan dalam proses pembekuan darah.
Perhatikan skema pembekuan darah dibawah ini agar lebih jelas!
Pelajari lebih lanjut
1. jantung: brainly.co.id/tugas/18163324
2. peredaran darah: brainly.co.id/tugas/12772683 dan brainly.co.id/tugas/18472688
Detil Jawaban
Kelas: 2 SMP
Mapel: Biologi
Bab: Sistem peredaran darah pada manusia
Kode: -
Kata kunci: proses pembekuan darah, fungsi trombosit