Macam macam penyakit jantung & penyebabnya
Kimia
Ibnuels
Pertanyaan
Macam macam penyakit jantung & penyebabnya
1 Jawaban
-
1. Jawaban alvi108
1. Penyakit Jantung Korner
Penyakit jantung koroner (PJK) merupakan jenis paling umum dan paling banyak dari macam-macam penyakit jantung lainnya. Penyakit jantung koroner dikenal juga dengan “the silent killer” karena banyak mengakibatkan kematian, bahkan penyakit jantung koroner merupakan jenis penyakit tidak menural yang mengakibatkan jumlah kematian tertinggi di dunai. Di Indonesia sendiri penyakit jantung koroner atau dikenal juga dengan penyakit arteri koroner ini mengakibatkan kematian sekitar 26% dari seluruh kematian di Indonesia, bahkan tercatat dalam 10 tahun terahir jumlah angka kematian akibat penyakit jantung koroner (PJK) cenderung mangalami peningkatan.
Penyebab utama penyakit jantung koroner adalah sterosklerosis. Aterosklerosis adalah proses pengerasan dan penebalan pembuluh arteri koroner yang di sebabkan oleh penumpukan plak ateromatosa yang terdiri dari kolesterol, lemak dan sisa hasil metabolisme tubuh lainnya. Banyak faktor yang dapat mengakibat terjadinya aterosklerosis, namun sebagian besar akibat pola makan dan gaya hidup yang tidak sehhat, seperti kebiasaan merokok, banyak mengkonsumsi makanan yang mengadung kolesterol dan lemak jenuh. Obesitas atau kegemukan dan kurang berolahraga juga dapat mengakibatkan penyakit janutng koroner selain karena adanya faktor keturunan.
2. Imfark Miokard Akut (kerusakan dan kematian otot jantung)
Imfark Miokard Akut merupakan ganguan pada jantung sebagai akibat dari penyakit jantug koroner. Penyumbatan yang terjadi pada arteri koroner menyebabkan otot-otot jantung tidak mendapakan pasokan darah yang cukup, jika kondisi ini berlangsung lama maka otot jantung akan mengalami kerusakan bahkan ototnya bisa mati. Darah yang kaya oksigen dan nutrisi lainnya dibutuhkan oleh otot jantung agar bisa berfungsi dan bekerja secara normal.
3. Gagal Jantung
Ketika otot jantung tidak mendapatkan pasokan darah yang cukup, maka fungsi kerja jantung akan terganggu. Dikatakan “Gagal Jantung” bukan berarti jantung berhenti berkerja, Tetapi jantung tidak dapat berkerja dengan maksimal untuk memompa dan mengalirkan darah keseluruh bagian tubuh. Gagalnya jantung dalam memenuhi kebutuhan darah yang cukup dapat mengakibatkan muncul gejala seperti nyeri dada, sesak napas, mudah lelah, pusing, detak jantung tidak normal dan sebagainya. Penyebab gagal jantung sebagian besar karena gaya hidup dan pola makan yang tidak sehat.
4. Kardiomiopati (pelemahan dan pembesaran otot jantung)
Kardiomiopati merupakan jenis gangguan pada otot jantung yang dapat mengakibatkan jantung lebih sulit untuk memompa dan mengalirkan darah keseluruh tubuh. Kardiomiopati terbagi menjadi tida tipe utama yaitu kardiomiopati dilatasi (meluas), hipertrofi dan restriktif. Kardiomiopati dapat terjadi karena melemahnya ruang utama jantung yang berfungsi untuk memompa darah yaitu ventrikel kiri, membesar dan menebalnya otot pada ruang utama jantung secara abnormal atau karena pengerasan otot jantung.
Secara umum penyebab kardiomiopati tidak diketahui, namun ada beberapa faktor yang berkontribusi terjadinya kardiomiopati, diantaranya penyakit tekanan darah tinggi yang berlansung lama, kerusakan jaringan jantung akibat serang jantung, denyut jantung yang terlalu cepat, ganguan katup jantung, penyakit metabolik seperti penyakit diabetes dan masalah tiroid, konsumsi alkohol dan obat terlarang, penumpukan zat besi pada otot jantung dan karena faktor genetik.
5. Kelainan Katup Jantung
Jenis penyakit jantung lainnya adalah masalah kelainan pada katup jantung, katup jantung berfungsi untuk mengontrol dan mengendalikan aliran darah dalah jantung. Jenis penyakit jantung ini dapat terjadi karena kelainan katup jantung bawaan sejak lahir, karena infeksi virus atau bakteri pada jantung atau karena efek samping dari pengobatan.
6. Penyakit Jantung Rematik
Penyakit jantung rematik (PJR) adalah komplikasi yang paling ditakuti dari demam rematik. Istilah ” penyakit jantung rematik ” mengacu pada kerusakan katup jantung kronis bisa berupa penyempitan atau kebocoran, terutama pada katup mitral yang dapat terjadi setelah seseorang mengalami demam rematik akut. Kerusakan katup ini akhirnya dapat menyebabkan gagal jantung. Banyak pendapat yang menyatakan penyebab penyakit jantung rematik adalah reaksi dari autoimun sebagai reaksi dari penyakit demam rematik.