Sejarah

Pertanyaan

prasasti peninggalan kerajaan tulang bawang beserta isinya

1 Jawaban

  • 1. TANAH / DAERAH :

    Segala tanah yang didiami oleh keempat marga di daerah Tulang Bawang itu adalah tanah bekas Kerajaan Tulang Bawang, oleh karena itu keluar ia mempunyai batas-batas tertentu, Lebih jelas lagi batas-batas itu digariskan oleh apa yang dinamakan PAKSI EMPAT ( 4 Paksi ) oleh Pemuka-pemuka Adat Pepadun yang ada di Lampung Utara.

    Pembagian ini bukan suatu hal yang baru, ia sudah ditetapkan sebelum Adat Pepadun ada, karena ketetapan pada Zaman Hindu itu sama-sama, maka setelah adanya Adat Pepadun yang diperkirakan menjelang abad ke XVIII atau pada abad ke XVIII, ke samaran batas-batas ini ditetapkan oleh Paksi 4 sebagai berikut:

    I.PAGAR DEWA, II. NEGERI JUNGKARANG, III. NEGERI BESAR, IV. KOTA BUMI.

    2. TULISAN / SURAT LAMPUNG :
    Surat Lampung ini kalau kita teliti dan selidiki dari bentuk gambar hurufnya, maka tulisan ini berasal dari tulisan huruf Pallawa Hindu (Lebih jelas tanyakan pada para sarjana-sarjana Tulisan Purba).
    3. ANIMISME :
    Sungguhpun kita telah dididik diajar digembleng dan diresapi oleh Agama Islam yang sudah berabad-abad lamanya ini, namun pengaruh penganimisme Hindu nampaknya sampai pada dewasa ini masih belum juga dapat dikuras habis.

    Dimana-mana lebih-lebih di Kampung-kampung dan dipedalaman hal ini masih dipraktekkan oleh Rakyat disana. Mereka masih meyakinkan bahwa Roh-roh itu masih aktif, masih bekerja masih tetap mengawasi anak-cucunya dimana saja berada. Mereka masih meyakinkan bahwa kayu-kayu besar, gunung-gunung besar mempunyai penunggu dan penjaganya, inilah yang dinamakan Animisme.

    4. ADAT / KEBUDAYAAN :

    Diatas telah kita katakan bahwa pembagian itu dibagi menjadi 4 bagian oleh apa yang dinamakan PAKSI EMPAT. Pembagian empat (4) ini sudah lama kita kenal jauh sebelum Adat Pepadun ada orang Hindu telah memalai dengan pembagian 4 lebih dahulu, yaitu :

    1. BRAHMANA

    2. KESATRIA

    3. WAISYA

    4. SYUDRA


    Lain dari ini pengaruh lebih banyak lagi tentang nama, lebih-lebih di Jawa kelihatan sekali yang terdapat pada wayang-wayang, istilah-istilah seperti PANCA, TRICATUR, NIRWANA, JAYALOKA, PENDAWA LIMA dsb nya.

    Disamping pembagian 4 dan istilah seperti disebutkan tadi, pengaruh Hindu ini banyak sekali mempengaruhi dibidang Adat kita lebih kelihatan sekali dalam upacara Adat Perkawinan, misalnya :


Pertanyaan Lainnya